Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pendidikan (Agama)

Panca Sradha

Secara etimologi  panca sradha  berasal dari kata panca dan sradha.  Panca  berarti lima dan  sradha  berarti keyakinan. Jadi  panca sradha  adalah lima keyakinan yang dimiliki oleh umat Hindu. 1. Percaya terhadap adanya Brahman 2. Percaya terhadap adanya atman 3. Percaya terhadap adanya karmaphala 4. Percaya terhadap adanya punarbhawa 5. Percaya terhadap adanya moksa Çraddhaya satyam apnoti, çradham satye prajapatih . artinya : dengan sradha orang akan mencapai Tuhan, Beliau menetapkan, dengan sradha menuju satya. (Yajur Veda  XIX.30 ) 1. Tuhan Yang Maha Esa / Sang Hyang Widi Wasa siapa sih  Tuhan  itu? Tuhan adalah sumber dari segala yang ada dan akhir dari segala yang tercipta. Ekam eva advityam Brahman  yang berarti Tuhan hanya satu tidak ada yang kedua.(CU IV.2.1) eko narayana na dwityo’sti kascit  yang berarti hanya satu Tuhan sama sekali tidak ada duanya. Dengan melihat kedua sloka diatas dapat disi...

Atma

Nama Atma memiliki arti, definisi, maksud atau makna hidup,hidup,jiwa,nama dari asal kawi - jawa indonesia yang berarti hidup, Nama Atma bisa digunakan untuk nama anak atau bayi berjenis Laki-laki. Nama Atma berasal dari indonesia, Nama Atma terdiri dari susunan 4 huruf, Nama Atma berawalan huruf A. Berikut rincian maksud atau arti nama Atma yang mungkin juga mempunyai arti lain dari asal bahasa yang lain pula, dengan karakteristik yang masing-masing mempunyai makna yang berbeda. No. Nama Arti Asal Kelamin 1 Atma hidup indonesia Perempuan 2 Atma hidup jawa Laki-laki 3 Atma jiwa sansekerta Laki-laki 4 Atma nama dari asal kawi - jawa indonesia yang berarti hidup indonesia Perempuan Kata Atma yang bermakna hidup,hidup,jiwa,nama dari asal kawi - jawa indonesia yang berarti hidup, serta berasal dari islami ini dapat digunakan untuk nama anak, nama merek maupun nama perusahaan, asalkan arti Atma tidak berkonotasi jelek pada lingkungan anda. Nama Atma dapat dikombinasikan atau ...

Itihasa

Gambar
PENGERTIAN ITIHASA   ITI-HA-ASA artinya : “Sesungguhnya kejadian itu begitulah Nyatanya”  Jadi Itihasa memuat unsur  sejarah yang memuat macam-macam isi, terutama tentang ceritra kepahlawanan. Kepahlawanan yang dimaksud adalah pejuang/pembela kebenaran (dharma) dengan gigih. Dalam Chandogya Upanisad VII.1.2, dan VI.2.1 dinyatakan bahwa Itihasa dan Purana adalah Veda yang ke 5 (Itihasa-purana pancamam vedanam vedam). Jenis dan Ruang Lingkup Itihasa Itihasa ada 2 macam yaitu : Ramayana (7 Kanda/Jilid dan 24.253 sloka) disusun oleh Walmiki. Menggambarkan kehidupan di jaman Treta Yuga, tetapi menurut sarjana Barat Ramayana selesai ditulis sebelum tahun 500 SM, di duga ceritranya sudah populer tahun 3100 SM  Mahabharata lebih muda umurnya dari pada Ramayana, dan menurut tradisi Mahabharata terjadi pada permulaan Jaman Kali Yuga (3101 SM). Menurut Prof Pargiter Mahabharata diperkirakan tahun 950 SM. (18 Parwa dan 100.000 Sloka) dan 2 buah buku suplemen yaitu Hariwa...

Weda(Veda)

Kata Veda berasal dari bahasa Sanskerta, berakar kata Vid yang artinya ilmu pengetahuan. Tetapi tidak semua ilmu pengetahuan dapat disebut sebagai Veda. Veda adalah ilmu pengetahuan yang mengandung tuntunan rohani agar manusia mencapai kesempurnaan hidup atau paravidya. Veda juga mengandung ilmu pengetahuan tentang ciptaan Brahman atau aparavidya untuk tujuan memuliakan hidup manusia dan alam semesta. Veda disebut sebagai kitab suci Agama Hindu, karena berbentuk buku atau kitab disucikan oleh pemeluk agama Hindu, diyakini sebagai wahyu Tuhan, dan dipakai sebagai pedoman dasar hidup oleh umat Hindu dalam melakukan hidup bermasyarakat. Veda juga disebut sebagai mantra, terutama ketika diucapkan dengan hikmat oleh para Sulinggih. Perhatikan ketika ada Sulinggih atau Pandita yang sedang merapalkan mantra, maka Sulinggih itu disebut sebagai sedang ngaveda. Dalam konteks ini, Veda berarti pujastuti atau mantra. Adapaun salah satu sloka yang merujuk pada veda sebagi ilmu tertinggi ad...

Tat Twam Asi

Pengertian Tat Twam Asi Tat Twam Asi berasal dari ajaran agama Hindu di India. Artinya :  “ aku adalah engkau, engkau adalah aku ”.  Filosofi yang termuat dari ajaran ini adalah bagaimana kita bisa berempati, merasakan apa yang tengah dirasakan oleh orang yang di dekat kita. Ketika kita menyakiti orang lain, maka diri kita pun tersakiti. Ketika kita mencela orang lain, maka kita pun tercela. Maka dari itu, bagaimana menghayati perasaan orang lain, bagaimana mereka berespon akibat dari tingkah laku kita, demikianlah hendaknya ajaran ini menjadi dasar dalam bertingkah laku . Di dalam bahasa Sansekerta, kata ”tat” berasal dari suku kata ”tad” yang berarti ”itu” atau ”dia”. Kata ”tvam’ berasal dari suku kata ”yusmad” yang berarti ”kamu” dan ”asi” berasal dari urat kata ” as(a) ” yang berarti ”adalah”. Jadi secara sederhana kata ” Tat Twam Asi ” bisa diartikan ” kamu adalah dia” atau ”dia adalah kamu”. Di dalam Katha Upanisad dinyatakan . “ nityo nityanam cetanas cetananam e...